Suasana Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jawa Timur, di Jl KH Agus Salim, Malang, Rabu (12/8/2026), tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi hari sudah terlihat keramaian.

Ratusan Veteran Republik Indonesia dengan seragam, lengkap  dengan baretnya memenuhi tempat tersebut. Kehadiran PIVERI, Pemuda Panca Marga (PPM), Prajurit Pasukan Perdamaian, serta tamu undangan ditambah kibaran bendera Merah Putih menghadirkan nuansa kebangsaan dalam peringatan Hari Veteran Nasional (Harvetnas) 2026 tingkat Jawa Timur.

Sebelum acara berlangsung, para Veteran RI terlebih dahulu melaksanakan ziarah di Taman Makam Pahlawan Suropati Malang. Kegiatan diawali dengan apel, doa bersama, dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para Pahlawan bangsa. Bertindak selaku Pimpinan Ziarah adalah Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M.

Pada peringatan Harvetnas 2026 tingkat Jawa Timur, DPP LVRI menganugerahkan penghargaan Bintang LVRI kepada Gubernur Jawa Timur Dr. (HC) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., Letjen TNI (Purn) Moergito (mantan Pangdam V/Brawijaya), Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M. dan Kapten (Purn) Sukardji (Ketua DPC LVRI Malang). Sedangkan Satya Lencana LVRI diberikan kepada Mayor (Purn) Sutrisno dari DPC LVRI Malang.

Tema peringatan Harvetnas tahun 2026 ini adalah “Veteran Menjaga  Nilai Juang, Menginspirasi Indonesia Maju”.

Penganugerahan penghargaan dilakukan oleh Ketua Wantimpus LVRI, Komjen Pol (Purn) Dr. H. Ito Sumardi, S.H., M.H., M.B.A., M.M., MI.Kom (AI) mewakili Ketua Umum DPP LVRI Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri.

Dalam sambutannya, Ketua Wantimpus LVRI menyampaikan bahwa Hari Veteran Nasional merupakan momentum untuk mengenang, menghormati, dan menghargai jasa para Veteran RI yang telah berjuang mempertahankan Kemerdekaan serta menjaga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia juga mengajak seluruh generasi bangsa untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan Veteran RI melalui integritas, disiplin, ilmu pengetahuan, teknologi, dan pengabdian nyata bagi kemajuan bangsa.

Pada kesempatan itu, Ketua Wantimpus LVRI menjelaskan mengenai perbedaan antara Veteran RI dengan Purnawirawan TNI/Polri. Sesuai dengan Undang Undang Nomor 15 tahun 2012 tentang Veteran Republik Indonesia, adalah Warga Negara Indonesia yang bergabung dalam kesatuan bersenjata resmi yang diakui oleh pemerintah dan berperan secara aktif dalam suatu peperangan menghadapi negara lain.

Kepada Pemerintahan Provinsi, Kotamadya, dan Kabupaten, Ketua Wantimpus LVRI mengucapkan terima kasih atas perhatian, dukungan,  dan bantuan yang telah diberikan kepada para Veteran RI.

Ketua Wantimpus LVRI juga membacakan sambutan tertulis Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin.

Menjawab pertanyaan reporter Majalah “Veteran”, Gubernur Jawa Timur menyatakan rasa syukur dan terima kasih atas anugerah Bintang LVRI dari DPP LVRI. Bintang LVRI itu akan menjadi penguat dan pendorong bahwa perjuangan masih harus dilanjutkan. Jika dahulu perjuangan dilakukan secara fisik dengan mengangkat senjata oleh para pejuang, maka sekarang dia mengajak berjuang untuk melawan kebodohan, hoax, dan kemiskinan.

“Mari kita bangun kebersamaan, persatuan dan kesatuan, kegotong-royongan, serta mengikatkan diri demi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ajaknya.

Walikota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M. ketika dimintakan komentarnya mengatakan bahwa penganugerahan itu merupakan suatu kehormatan baginya. Penghargaan itu akan menambah semangat untuk berbuat yang terbaik untuk Veteran RI. Peringatan Harvetnas 2026 di Kabupaten Malang ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Gubernur Jawa Timur sebagai simbol rasa syukur dan penghormatan kepada para pejuang bangsa.*