Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri yang saat ini menjabat Ketua Umum DPP LVRI, Kamis (25/6/2026) pagi dikukuhkan menjadi Ketua Badan Pertimbangan Pusat (Bantimpus) Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) menggantikan Jenderal TNI (Purn) H Try Sutrisno yang wafat.

Pengukuhan yang berlangsung di Aula Soeryadi Kantor PPAD, di Jakarta dilakukan oleh Plt Ketua Umum PP PPAD Mayjen TNI (Purn) Dr. Komaruddin Simanjuntak dihadiri Wakil Ketua Bantimpus PPAD Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko Purnomo. Juga hadir Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, Letjen TNI (Purn) Tarub, Letjen TNI (Purn) Gerhan Lantara, Mayjen TNI (Purn) Zacky Anwar Makarim, Mayjen TNI (Purn) Jul Effendi Syarief, Mayjen TNI (Purn) A Yuliarto, Pengurus Bantimpus PPAD, serta Pengurus PP PPAD.

Upacara pengukuhan yang disiarkan secara online ke PPAD di seluruh Indonesia ditandai dengan penyerahan Pataka PPAD dari Plt Ketua Umum PP PPAD Mayjen TNI (Purn) Komaruddin Simanjuntak kepada Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri dilanjutkan dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) PPAD kepada Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri, diakhiri dengan foto bersama.

Plt Ketum PP PPAD dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga, terima kasih, dan apresiasinya kepada Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri yang telah bersedia menjadi Ketua Bantimpus PPAD.  Semula ada lima kandidat untuk jabatan itu, tapi kemudian Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri terpilih secara aklamasi. “Kualitas dan ketokohan para senior  tidak diragukan. Karena itu, kami di PPAD semakin semangat untuk PPAD ke depan,” ucapnya sembari mengemukakan bahwa sebagai Prajurit TNI, para tokoh senior tetap memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Untuk itu, PPAD harus bersih dari politik.

Dalam sambutannya, Ketua Bantimpus PPAD Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri menyatakan merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri baginya. Karena di usia yang sudah lanjut, dirinya masih dipercaya untuk memberikan tenaga dan pikiran dalam memelihara, menjaga, dan meningkatkan pengabdian para Purnawirawan yang telah purna bhakti di jajaran TNI AD. “Dengan menerima jabatan sebagai Ketua Bantimpus PPAD, saya merasa kembali ke rumah Keluarga Besar TNI Angkatan Darat. Mudah-mudahan saya mampu mengemban tugas yang dipercayakan oleh Pendiri PPAD juga Pembina PPAD dalam hal ini Kepala Staf TNI Angkatan Darat,” katanya.

Organisasi PPAD, kata Purnawirawan Jenderal bintang empat itu, sebagai bagian dari Keluarga Besar TNI Angkatan Darat tetap dalam pembinaan TNI Angkatan Darat. Dengan demikian loyalitas kepada Pembina tetap ada, melalui upaya yang positif dengan memberikan saran dan masukan kepada Pimpinan TNI AD, baik untuk peningkatan profesional Prajurit dan kejuangan, serta sebagai kepanjangan dalam pembinaan teritorial di daerah. Untuk itu dibutuhkan integritas dalam membina organisasi, khususnya dalam menampung dan menyampaikan permasalahan aktual purnawirawan.*