HUBUNGAN ANTAR LEMBAGA


HUBUNGAN LUAR NEGERI :

 

VECONAC


Selayang Pandang


Jakarta 1 januari 2016


MANIFESTO OF THE VETERANS CONFEDERATION OF ASEAN COUNTRIES

The Veterans delegates of Indonesia, Malaysia, the Philippines, Singapore and Thailand, bound by common sentiments and aspirations, assemble on this 19th day of December 1980 at Jakarta, Indonesia, for the purpose of unifying and strengthening the collective efforts of veteran organization in Southeast Asia, in order to serve the interest of veterans, including the disable among them and the war victims and promoting unity, peace and prosperity, not only in this Region, but throughout the world.
Toward this ends, we call upon and urge individual veterans and veteran organization in the ASEAN, duly organized and accredited in their respective countries, to join, support and rally behind the VETERANS CONFEDERATION OF ASEAN COUNTRIES, an organization solemnly dedicated to the protection and promotion of the general welfare of all veterans of each member nation.
In order to achieve this ideals, the VETERANS CONFEDERATION OF ASEAN COUNTRIES is committed to promote and foster goodwill, understanding and harmony among its members, regardless of differences in religion, language, culture, customs and traditions, and in consonance with this objective, the Confederation shall provide the viable solution to problems and situations affecting the veterans in this Region may be formulated and effectively implemented.
Finally, it is our fervent hope and dream that through this organization the veterans of this Region will be capable of mutually helping themselves, in order that they will become self-reliant and productive citizens of their respective countries, that by being so they can more effectively support the cauce of peace, stability and harmony, not only in Southeast Asia, but elsewhere in the world.


             Chief Delegate of Indonesia                                   Chief Delegate of the Philippines
         LT. GENERAL (RET) ACHMAD                             BRIG. GENERAL AGUSTIN MARKING
                 TAHIR                                                                   


               Chief Delegate of Malaysia                                         Chief Delegate of Singapore
         JB. MARSHAL MUDA UDARA (B)                          MAJOR (RET) CHARLES HOCK HYE
      DATUK H.J. SULAIMAN BIN SUJAK



Chief Delegate of Thailand
AIR CHIEF MARSHAL EARN KEMASINGKI



Pendahuluan

VECONAC (the Veterans Confederation of ASEAN Countries) adalah konfederasi organisasi veteran negara-negara ASEAN yang didirikan di Jakarta pada tanggal 19 Desember 1980, berdasarkan "Manifesto of the Veterans Confederation of ASEAN Countries".
Dokumen manifesto ini ditandatangani oleh kepala-kepala delegasi : Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Persatuan Bekas Prajurit Malaysia (PBTM), Federasi Veteran Filipina (VFP), War Veterans Organization of Thailand (WVOT) dan Ex-Service Association of Singapore (ESAS).
Organisasi Veteran Negara-negara ASEAN itulah yang pada awalnya sebagai pendiri VECONAC yaitu :
1.    LVRI
2.    Persatuan Bekas Prajurit Malaysia.
3.    Federasi Veteran Filipina.
4.    War Veterans Organization of Thailand.
5.    Ex-Service Association of Singapura.
Upacara pembukaan VECONAC dihadiri oleh Kepala Delegasi dari negara ASEAN tersebut dan disaksikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak Adam Malik.
Pertemuan Komisi Tetap ASEAN yang ke-21 di Bangkok pada tanggal 20-22 Oktober 1987 mengakui VECONAC sebagai Organisasi Non Governmental berurusan dengan hal-hal yang berkaitan dengan veteran, berafiliasi ke ASEAN.

Sejarah Berdirinya VECONAC
Dalam rangka meningkatkan kolaborasi dan sinergi di antara veteran organisasi Negara-negara ASEAN, LVRI berinisiatif membentuk konfederasi antara Veteran Organisasi di Negara Asia Tenggara.  Untuk mewujudkan gagasan ini LVRI mengadakan penjajagan dengan mulai mendekati organisasi Mantan Tentara dari anggota Negara-Negara ASEAN seperti Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand.
Pada Kongres LVRI ke IV pada tanggal 19 Desember 1978, diundang wakil-wakil dari organisasi Veteran ASEAN. Kemudian setelah Kongres LVRI ke-IV selesai, LVRI mengadakan pertemuan dengan wakil-wakil organisasi Veteran ASEAN. Hasil pertemuan itu disepakati untuk membentuk federasi antara organisasi veteran dari Negara-negara ASEAN dengan tujuan :
•    Meningkatkan kerja sama antara organisasi-organisasi Veteran di Negara ASEAN, untuk lebih meningkatkan kesejahteraan anggotanya dan kerjasama di bidang ekonomi sosial.
•    Meningkatkan solidaritas antar organisasi Veteran ASEAN.

Meskipun delegasi Federasi Veteran Pilipina tidak hadir pada Kongres ke-IV LVRI tersebut, LVRI tetap mendapat tugas untuk mendirikan federasi organisasi veteran regional. Dalam rangka untuk lebih memperkuat konsensus yang telah dicapai maka dibentuk Komisi Adhoc terdiri dari lima perwakilan Organisasi Veteran ASEAN.
Pertemuan Komisi Ad-hoc pertama di Manila pada bulan Juli 1980 memutuskan untuk mendirikan sebuah organisasi veteran regional ASEAN. Tugas Komisi Ad-hoc untuk mempersiapkan :
•    Konstitusi Organisasi
•    Nama Organisasi.
•   Upacara peresmian berdirinya  dan  Sidang Umum pertama akan diselenggarakan di Jakarta.
•   Tanggal, tempat dan jumlah delegasi dari organisasi Veteran setiap negara yang akan diundang.
Keputusan mendirikan organisasi regional didasarkan pada pemikiran sebagai berikut :
•   Organisasi veteran regional ASEAN  harus menjadi organisasi pendukung pencapaian tujuan ASEAN sebagaimana tercantum dalam Deklarasi Bangkok dan Deklarasi Kuala Lumpur yang masing-masing ditanda-tangani  8 Agustus 1967 dan 27 November 1977.
•    Keanggotaan hanya untuk Organisasi Veteran resmi negara masing-masing.
•    LVRI ditugaskan untuk melaksanakan persiapan-persiapan sampai pelaksanaan inaugrasi dari organisasi veteran regional ASEAN tersebut.

Dirncanakan Konfederasi memiliki badan Organik sebagai berikut :
•    General Assembly (Sidang  Umum).   Sidang  Umum dihadiri oleh delegasi baik Negara Anggota VECONAC maupun utusan dari Negara ASEAN yang belum mejadi anggota VECONAC. Sidang Umum diadakan setiap 2 (dua) tahun sekali dan dilaksanakan di  negara-negara anggota yang secara bergilir sesuai urutan abjad. Pada Sidang Umum diadakan serah terima jabatan Presiden VECONAC untuk masa jabatan 2 (dua) tahun. Hingga kini Veconac telah melakukan 15 Sidang Umum
•    The Executive Board Meeting. (Sidang Dewan Eksekutif).  Sidang ini dilakukan setidaknya dua kali selama masa jabatan presiden dari tuan rumah. Satu sesi dapat dikombinasikan dengan / mendahului Sidang Umum dan yang satu lagi ditengah masa kepresidenan.



LOGO – LOGO NEGARA ANGGOTA VECONAC

logoveco

 logo_lvri


BRUNEI   : PBPB   (PersatuanBekasPrajurit Brunei)

E S A B (Ex-Soldiers Association of Brunei Darussalam)        

 



 CAMBOJA      :
 CVA (Cabodian Veterans Association)
 

 

 INDONESIA   :
 LVRI ( Legiun Veteran Republik Indonesia)
logo_lvrixxxxxxxxxxxx

 

LAOS              :
LNVF (Lao National Veteran Federation)

 

 

 


MALAYSIA :
PV-ATM (Persatuan Veteran ATM)

VAMAF   (Veterans Association of Malaysia Armed Forces)

logo_vet_malaysia_ok

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

MYANMAR     :
MWVO (Myanmar War Veterans Organization)

 

                                         
PILIPINA       :
VFP (Veterans Federation of the Phillipines)

                                                            SINGAPURA  :
                                        SAFVL (Singapore Armed Forces Veterans League)

                                                           THAILAND    :
                                    WVOT  (War Veterans of Thailand)

                                                           VIETNAM       :
                                    VAVN (Veterans Association of Viet Nam)




PERKEMBANGAN VECONAC

Sidang Umum ke-1
Jakarta, Indonesia
Upacara pembukaan VECONAC pada tanggal 19 Desember 1980 diikuti diselenggarakannya Sidang Umum VECONAC yang pertama diadakan pada 20-23 Desember 1980 di Jakarta. Keputusan dari Sidang ini sebagai antara lain berikut dibuat :
•    Nama organisasi adalah  the Veterans Confederation of ASEAN Countries ( VECONAC )
•    Penerimaan Konstitusi VECONAC yang telah disiapkan Komisi Ad-hoc. Draft VECONAC Regulation, logo serta Mars VECONAC akan disusun oleh Sidang Dewan Pimpinan dan akan disahkan pada Sidang Umum yang akan dating.
•    Sidang Umum akan diselenggarakan sekali dalam dua tahun dengan tempat yang akan diputar antara anggota negara ASEAN berdasarkan urutan abjad.
•    Sekretariat VECONAC berada di Jakarta, Indonesia.

Sidang Umum ke-2
Kuala Lumpur, Malaysia
Sidang Umum ke-2 diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia 25 Februar - 3 Maret 1983 menyepakati antara lain hal berikut :
•    Kerja sama dalam kegiatan bisnis antara sesama veteran di negara-negara ASEAN
•    Kerjasama bidang teknologi medis, perawatan medis dan kesehatan bagi cacat veteran.
•    Program pertukaran mahasiswa keluarga Veteran.
•    Penerusan partisipasi perempuan ASEAN untuk mencapai tujuan VECONAC
•    Dukungan undang-undang untuk restorasi status sebagai veteran Perang Dunia II yang sebelumnya diberikan oleh undang-undang tentang perawatan veteran yang berusia lanjut.

Sidang Umum ke-3
Manila, Pilipina

Sidang Umum ke-3 diadakan di Manila pada 8 Mei 1985. Sidang menyepakati resolusi yang disiapkan oleh Komisi Ad-hoc. Beberapa putusan lain antaranya :
•  Perubahan Konstitusi VECONAC  untuk  memungkinkan Brunei untuk bergabung keanggotaan VECONAC .
•    Pengakuan Brunei sebagai anggota ke-6 VECONAC.
•   Kebutuhan mendirikan sebuah Komisi Ad-hoc menyiapkan rancangan resolusi  untuk disahkan Sidang Umum.
•     Kedudukan Sekretariat mengikuti Presidensi VECONAC
•    Menginformasikan WVF  tentang  keberadaan  VECONAC  sebagai  organisasi  regional afiliasi dengan ASEAN.
•  Sidang mengeluarkan  deklarasi  menegaskan  posisi negara ASEAN yang telah diupayakan oleh VECONAC.
Sidang Umum ke-4
Singapura

Sidang Umum ke-4 digelar di Singapura, 7-9 November 1987 menghasilkan antara lain :
•    Meminta Dewan Eksekutif untuk segera menerapkan afiliasi VECONAC dengan ASEAN.
•    Untuk  mendukung  permintaan yang  dibuat  Federasi Perang Veteran Filipina  kepada Pemerintah AS.
•    Mendukung masuknya Veteran Filipina dalam Konstitusi baru Pilipina (1986), diakuinya veteran militer dan veteran perang dunia ke-2 oleh Pemerintah.
•    Menyatakan perang terhadap narkoba.
•    Meresmikan logo VECONAC yang berafiliasi dengan logo ASEAN .

Sidang Umum ke-5
Bangkok, Thailand

Sidang Umum 5 diadakan di Bangkok, bulan Agustus tahun 1989 menghasilkan keputusan yang tercantum didalam “Joint Communique” pembentukan tiga Komisi Kerja :
•    Kegiatan ekonomi Veteran ASEAN (Komisi Kerja I)  dari VECONAC GA di Kuala Lumpur tahun 1983.
•    Partisipasi Perempuan ASEAN untuk mencapai tujuan VECONAC (Komisi Kerja II)  sebagai implementasi dari Resolusi No 5 dari VECONAC GA Kula Lumpur tahun 1983.
•    Promosi dan peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan Veteran melalui koperasi (Komisi Kerja III) sebagai manifestasi dari pasal 3 Konstitusi VECONAC.

Sidang juga menenetapkan dua resolusi :
a.   Dukungan  pada  Veteran Pilipina yang meminta  Pemerintah AS  untuk memberikan tunjangan pensiun kepada bekas tentara Filipina yang bergabung dengan Pasukan Sekutu AS selama Perang Dunia ke-2.
b.   Pertukaran pandangan, informasi dan pengalaman antara anggota VECONAC bertujuan untuk menciptakan saling pengertian dan mendorong untuk saling berkunjungan.

Sidang Umum ke-6
Jakarta, Indonesia
Sidang Umum 6 diadakan di Jakarta pada 14-20 Desember 1992 dengan kegiatan antara :
•     Penyelesaian tugas Komisi Kerja pada hal-hal berikut :
a.  Kegiatan ekonomi ASEAN Veteran (Komisi Kerja I)
b.  Partisipasi perempuan  ASEAN  untuk  mencapai  tujuan  VECONAC (Komisi Kerja II)
c.  Promosi   dan  peningkatan  kualitas  hidup   dan   kesejahteraan   Veteran   melalui koperasi (Komisi Kerja III)
•     Sebuah seminar nasional untuk perempuan yang diprakarsai   oleh LVRI dengan tema :
" Tantangan yang lebih besar dan peluang untuk Perempuan Indonesia ditahap berikutnya berkelanjutan Pembangunan Nasional "

Sidang Umum ke-7
Kuala Lumpur, Malaysia

Sidangs Umum 7 diadakan di Kuala Lumpur pada November 1994, diadopsi 3 resolusi sebagai berikut :
•    Resolusi 1 : Hak Asasi Manusia.
•    Resolusi 2 : Menerima dan mendukung Deklarasi APEC Leaders.
•    Resolusi 3 : Keanekaragaman  Hayati   dan  Perubahan iklim.
Sidang Umum juga mengadopsi laporan yang disiapkan oleh Koisi Kerja :
a.   Koperasi
b.   Perusahaan
c.   Partisipasi perempuan


Sidang Umum ke-8
Manila, Pilipina

Sidang Umum 8 diadakan di Manila Februari 1997 dengan mengadopsi Resolusi antara lain:
•    Resolusi 1 : Mendukung Perjanjian tentang Asia Tenggara Zona Bebas  Senjata Nuklir.
•    Resolusi 2 : Peran perempuan dan Ketahanan Nasional
•    Resolusi 3 : Deklarasi Manila resolusi yang diusulkan.
•    Resolusi 7 : Mengubah  mandat  Sidang  Umum  1992  untuk  membentuk  VECONAC Corporation.
•    Asosiasi Veteran Vietnam diterima sebagai anggota penuh VECONAC efektif  tahun 1997
Sidang Umum ke-9
Negara Brunei Darussalam

Sidang Umum 9 diadakan di Negara Brunei Darussalam 21-25 Agustus 2000 mengadopsi Resolusi  antara lain :
•    Resolusi 1 : Pertukaran Informasi tentang Status Hukum dan Fasilitas oleh Asosiasi Anggota VECONAC dan tanggungan mereka.
•    Resolusi 2 : Usaha Kecil  dan  Sektor Menengah dan peluang untuk Asosiasi Anggota VECONAC dan mereka Bisnis Individu Veteran dan Bekas Tentara.
•    Resolusi 3 : Perubahan Pasal II Konstitusi VECONAC.
•    Resolusi 4 : Perubahan Pasal VII dari Konstitusi VECONAC.
•    Resolusi 5 : Perubahan Rule 1 By Law (Constitutional Rule).
•    Resolusi 6 : Perubahan Rule 2 By Law (Constitutional Rule).
•    Resolusi 7 : Perubahan Rule 7 By Law (Constitutional Rule).
•    Resolusi 8 : Perubahan Rule 12 By Law (Constitutional Rule).
•    Resolusi 9 : Adopsi logo VECONAC.
•    Resolution10 : Urutan protokoler di antara anggota.

Sidang Umum ke-10
Hanoi, Vietnam

Sidang Umum ke-10 diadakan di Hanoi, Vietnam 19-23 Oktober 2003 dan diadopsi Resolusi antara lain :

•  Resolusi 1 : Solidaritas Veteran ASEAN untuk perdamai-an yang berkelanjutan, kerjasama dan pembangunan.
•     Resolusi 2 : Menerima  dan  mendukung  pencapaian catatan pertemuan KTT ASEAN 9 di Bali Indonesia 2003
•      Resolusi 4 : Membantu korban  Vietnam  mengalami  akibat perang jangka panjang.
•    Resolusi 5 : Amandemen By Law (Constitutional Rule).
•    Resolusi 8 : Perluasan keanggotaan VECONAC.
•    Resolusi 9 : Kampanye anti narkoba.
•    Resolusi 10 : Perlunya kerjasama yang erat dari organisasi anggota VECONAC untuk menentang penggunaan semua senjata pemusnah massal dan pencegahan penyelundupan senjata ilegal.

Sidang Umum ke-11
Bangkok, Thailand

Sidang Umum ke-11 diadakan di Bangkok, Thailand pada Desember 2005 diadopsi Resolusi antara lain :
•    Resolusi 1 : Perdamaian di Kawasan ASEAN.
•    Resolusi 2 : Perdamaian, Kerjasama dan  Pembangunan Simultan di Kawasan ASEAN.
•    Resolusi 3 : Program Aksi Vientiane


Sidang Umum ke-12
Singapura

Sidang Umum ke-12 diadakan di Singapura, Februari 2008.  Mulai saat ini SAFL (Singapore Arm Forces Veterans League) sebagai organisasi Veteran Singapur menjadi anggota VECONAC menggantikan ESAS (Ex -Services Association of Singapore) yang merupakan salah satu pendiri VECONAC.
Sidang Umum ke-12 ini mengadopsi Resolusi :
•      Resolusi 1 : Kerjasama Ekonomi
•      Resolusi 2 : Pengembangan Kerjasama antara UKM
•      Resolusi 3 : Hal wanita
•      Resolusi 4 : Perempuan dan tanggungan (dependent).


Sidang Umum ke-13
Jakarta, Indonesia

Sidang Umum ke-13 diadakan di Jakarta 25-28 April 2010. Ini adalah 3 kali VECONAC diselenggarakan oleh Indonesia.
Sidang Umum ke-13 ini mengadopsi Resolusi antara lain :
•     Resolusi 1 : Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Wilayah Palestina yang diduduki.
•     Resolusi 2 : Mengatasi Krisis Ekonomi.
•     Resolusi 3 : Pendekatan kemanusiaan  dengan  status Pengungsi.
•     Resolusi 4 : Perluasan keanggotaan VECONAC.
?    Resolusi 5 : Pengakuan kontribusi yang dilakukan or-ganisasi anggota VECONAC.
•    Resolusi 6 : Meningkatkan Kerjasama Ekonomi.
•    Resolusi 9 : Perubahan Pasal II:
Asosiasi Veteran Kamboja diakui sebagai anggota penuh VECONAC efektif 2010.
•    Resolusi 10 : Perubahan Peraturan 14  mengacu  pada  Pasal XIV Konstitusi.
“Pembubaran Konfederasi hanya dapat dideklarasikan oleh tujuh perdelapan (7/8) dari semua anggota.”

Pada Sidang Umum ke 13 tahun 2010 di Jakarta, Ketua Umum LVRI menerima jabatan sebagai Presiden VECOAC untuk periode 2010–2012.


Sidang Umum ke-14
Kuala Lumpur, MALAYSIA

Sidang Umum ke-14 diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada September 2012, mengadopsi Resolusi antara lain :
•     Resolusi 2 : Pengadaan  jabatan  Presiden Kehormatan VECONAC
•     Resolusi 3 :  Mengadakan VECONAC Medal of Honor
•     Resolusi 8 : Amendemen    Konstitusi   dan   By  Law (Regulasi)
KONSTITUSI :
•   Artical II : Organisasi Veteran Perang Myanmar dan Federasi Veteran Nasional Laos diakui sebagai anggota biasa dari VECONAC efektif 2012
•    Artical VI :
Delegasi Sidang Umum terdiri dari 5 (lima) perwakilan dari masing-masing negara anggota.
 By Law (Regulasi).
Aturan 15 : Pembubaran Konfederasi hanya dapat diusulkan oleh sembilan persepuluh (09/10) dari semua anggota.
Salah satu Resolusi Sidang Umum ke 12 adalah “Perluasan keanggotaan VECONAC” yang menjadi tugas Presiden VECONAC.


Ketua Umum LVRI dalam pelaksaan tugas tersebut telah berhasil mengajak Asosiasi Veteran kedua Negara tersebut dan pada Sidang Umum VECONAC ke-14 tahun 2012 di Kualalumpur dengan resmi menjadi anggota VECONAC. Dengan demikian lengkaplah seluruh anggota Negara ASEAN menjadi anggota penuh VECONAC.

Sidang Umum ke-15
Nay Pyi Taw, Myanmar

Sidang Umum ke-15 diadakan di Nay Pyi Taw, Myanmar pada September 2014 mengadopsi Resolusi antara lain :
•    Resolusi 1: Mengembangkan pernyataan visi dan misi VECONAC.
•  Resolusi 6: Mengundang  Asosiasi Veteran Negara Non Asean menjadi pengamat untuk pertemuan VECONAC.
•    Resolusi 8: Untuk mencari keselarasan visi VECONAC untuk inisiatif ASEAN.

EXECUTIVE BOARD MEETING VECONAC

Myanmar ,21 - 24 Oktober 2015

Executive Board Meeting ke 28 Veconac (Veteran Confederation of ASEAN Countries) diadakan di Myanmar pada 21 hingga 24 Oktober 2015, dihadiri oleh  10 negara anggota Veconac, tiap Negara 3 delegasi, peninjau 15 delegasi, Total 45 Delegasi.

veconec

SUASANA SIDANG PLENO. Pimpinan Delegasi dari LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia) I Wakil Ketua Umum II DPP-LVRI Letjen TNI (Purn) Arie Soedewo (kedua dari kanan) didamping oleh Karo Kesejahteraan Brigjen TNI (Purn) Anton Sudarto (sebelah kiri pak Arie) dan Kol.Laut (Purn) Iskandar Alamsyah (ujung paling kanan).

Hasil diskusi adalah Resolusi no 15.9 dari General Assembly ke 15 tentang Rotasi tuan rumah dan Pimpinan Veconac dilakukan menurut urutan alphabet anggota Veconac di dimulai dari Brunei Negara yang tidak sanggup pada gilirannya, maka Negara berikutnya akan mengambil alih dan Medal of Honour Singapura mengatakan proses pengusulan terlalu lama, seharusnya cukup satu tahun. Menurut Malaysia persoalan tidak hanya masalah prosedur tetapi biaya pembuatan Medali. Dalam menjalankan roda organisasi figur seorang Sekjen sangat penting. Disetujui dua draft rekomendasi atas nama Mayjen TNI (Purn) Bantu Hardjijo dan Ltk. Tajul Johari. Untuk Veconac Website, biaya besar, harus ada yang menanganinya. sangat ideal apabila ada Sekretariat tetap  Veconac .

veconec_2

MENYAMPAIKAN USULAN Delegasi dari LVRI, Wakil Ketua Umum II DPP-LVRI Letjen TNI (Purn) Arie Sudewo (sedang menyampaikan usulannya) didamping Karo Kesejahteraan Brigjen TNI (Purn) Anton Sudarto (sebelah kiri) dan Kol.Laut (Purn) Iskandar Alamsyah (kanan Bpk. Arie Soedewo)

 

veconec_3_on_ok

MENYANYIKAN LAGU, Dalam kesempatan ramah tamah Karo Kesejahteraan Brigjen TNI (Purn) Anton Sudarto menyanyikan lagu Aku Masih Seperti Yang Dulu dan Sarinande disampaikan dalam bahasa Perancis. Suatu kejutan bagi delegasi lainnya, kecuali delegasi Vietnam, Kamboja dan Laos yang pernah dijajah Perancis

xxxxxxxxxxxxxxxxx

 

HUBUNGAN DENGAN PEMERINTAHAN :

 

 

Kunjungan Mendagri Cahyo Kumolo ke DPP-LVRI

Jum'at,  8 Mei 2015

dscn0932_ft_bersama

 

dscn0921_terima_plakatMendagri menyampaikan cenderamata untuk Ketum DPP-LVRI

dscn0923_terima_legiunku
    Mendagri meneri buku Legiunku sebagai Cinderamata

xxxxxxxxxxxxx

Delegasi DPP-LVRI ke Sidang Veconac di Nay Pyi Taw-Myanmar tanggal 26 s/d 30 September 2014, dipimpinan Wakil Ketua Umum II, Letjen.TNI (Purn) ARIE SUDEWO NPV.21.173.982 bersama Ka.Ro. Hubungan Luar Negeri  Kol. Laut (Purn). ISKANDAR ALAMSYAH, MM, NPV.22.009.683 & Mayjen TNI (Purn) Bantu Hardjijo NPV. 21.168.436 Ex. Sekretaris Jendral Veconac Periode : 2010 s/d 2012.

Kota Nay Pyi Taw adalah kota yang dipersiapkan untuk kota masa depan, sehingga sangat tertib dan teratur.

18veconac

Sidang Veconac 2014 di Nay Pyi Taw-Myanmar

(26 s/d 30 September 2014)

 

 veconac-02

Para delegasi Veteran dari Negara2 se Asia Tenggara berfoto bersama bergandengan tangan, menunjukkan tekad dan semangat kebersamaan.

 

 

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

 

 

Nawa Cita', yakni:
 1. Kami akan menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, melalui pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif, keamanan nasional yang terpercaya dan pembangunan pertahanan negara Tri Matra terpadu yang dilandasi kepentingan nasional dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim.
2. Kami akan membuat pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.
3. Kami akan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
 4. Kami akan menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya.
 5. Kami akan meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program Indonesia Pintar wajib belajar 12 tahun bebas pungutan.
 6. Kami akan meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional, sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.
 7. Kami akan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.
 8. Kami akan melakukan revolusi karakter bangsa, melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan.
 9. Kami akan memperteguh Kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia, melalui kebijakan memperkuat pendidikan kebhinekaan dan menciptakan ruang-ruang dialog antarwarga.


BERITA UTAMA

berita tahun 2017


SAMBUTAN KETUA UMUM DPP-LVRI PADA PERINGATAN  HARI VETERAN NASIONAL 10 AGUSTUS 2017 TEMA HARVETNAS TAHUN 2017 YAITU "DENGAN TEKAD BERJUANG TANPA…

berita tahun 2016


Sambutan Ketua Umum DPP-LVRI dalam rangka peringatan HUT LVRI pada 2 Januari 2017 yang akan datang     SERBA SERBI PERINGATAN HARI PAHLAWAN…

berita 2015


  DEWAN PIMPINAN PUSAT LEGIUN VETERAN REPUBLIK INDONESIA  BESERTA STAF MENGUCAPKAN : "SELAMAT NATAL 25 DESEMBER 2015" SEMOGA MASYARAKAT DUNIA…

hut tni 2015


ACARA HUT TNI KE 70 DI DERMAGA PELABUHAN INDAH KIAT CILEGON-BANTEN, 5 OKTOBER 2015    Presiden Joko Widodo didampingi Pangkostrad Letjen TNI…

hari veteran nasional


    INTI SAMBUTAN KETUA UMUM DPP-LVRI pada Acara Puncak Hari Veteran Nasional Selasa 11 Agustus 2015 Ketua Umum DPP Legiun  Veteran Republik…

Anda adalah Pengunjung Ke: